Ini dia Alasan Smartfren Tidak Lanjutkan Bisnis Handphone Andromax

Jajaran handset Andromax yang sudah memandu Smartfren selama sepak terjangnya sebagai operator seluler CDMA sampai 4G LTE bakal distop pada tengah tahun 2019 akan datang.

Penghentian Andromax bukan tanpa alasan. Vice President Technology Relations and Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo mengatakan bahwa keputusan untuk tak melanjutkan Andromax diambil karena Smartfren melihat tugasnya sudah finish.

Munir bercerita, Andromax dulu tercetus pada 2010, dikala Smartfren menjadi provider CDMA terbesar di Indonesia setelah merger Smart Telecom dengan Mobile-8. Cek informasi perihal https://www.dhetekno.com/cara-mengatasi-kartu-smartfren-gsm-4g-tidak-ada-sinyal-atau-tidak-ada-layanan/.

Ketika itu, tidak ada banyak handset di pasaran yang menunjang teknologi jaringan CDMA Smartfren sehingga sang provider merasa perlu langkah tambahan untuk mendukung pertumbuhan pelanggan di jaringannya.

"Untuk sosialisasi CDMA dengan lebih cepat, karenanya Smartfren masuk ke ranah handset, lewat kemitraan strategis dengan para rekanan pemanufaktur perangkat," ucap Munir.

Kehadiran Andromax ternyata tepat sasaran menaikkan pangsa pasar serta customer Smartfren. Hingga kemudian, pada 2015, Smartfren mempertimbangkan untuk hijrah dari teknologi CDMA yang pengembangannya sudah mandek, ke 4G LTE (GSM).

Saat hendak beralih menuju 4G LTE itu pun, di pasaran belum banyak tersedia handset 4G LTE, terutama yang menunjang frekuensi 4G TDD Smartfren di pita 850 MHz serta 2.300 MHz.

"Jasa" Andromax kembali dibutuhkan, supaya mempermudah customer CDMA bermigrasi ke 4G LTE, sekalian mencegah mereka beralih ke provider lain.

"Handset yang support band 4G yang sesuai dengan Smartfren ketika itu terbatas. Kami memang unik, pakai band 5 (850 MHz) dan 40 (2.300 MHz). Operator lain kebanyakan band 1 (2.100 MHz) serta 3 (1.800 MHz), Ingin tidak mau, Smartfren konsisten mengeluarkan seri Andromax untuk menyokong perkembangan pelanggan 4G LTE," ujar Munir.

Beberapa tahun berselang, kondisi pasar berubah. Sekarang telah banyak beredar perangkat handset multi-band LTE dari segala segmen harga yang kompatibel dengan teknologi jaringan 4G Smartfren, termasuk VoLTE.